//
you're reading...
Pendidikan

SOP PERTAMA PENYESUAIAN KURIKULUM

1. Pengertian

Penyesuaian kurikulum merupakan kegaiatan pengembangan yang dilakukan oleh Politeknik Perikanan Negeri Tual dalam upaya menyesuaikan dan meyepadankan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan kurikulum berbasis KKNI untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha/ industri.

2. Tujuan

Penyesuaian kurikulum bertujuan untuk :

  • Menyelaraskan tujuan , isi dan strategi pembelajaran
  • Memenuhi kebutuhan dan kondisi lapangan kerja yang menjadi target pemasaran lulusan Politeknik perikanan Negeri Tual
  • Memperoleh kurikulum yang implementatif

3. Ruang Lingkup

Ruang lingkup dari penyesuaian kurikulum adalah

  • Penajaman program keahlian dari masing – maisng program studi
  • Penyesuaian subtansi dan materi pembelajaran
  • Penyusunan strategi pembelajaran

 4Prosedur

Prosedur penyesuaian kurikulum merupakan Standar Operasional Prosedur yang harus di ikuti oleh civitas akademika Politeknik Perikanan Negeri Tual dalam melaksanakan kurikulum yang dijabarkan sebagai berikut ;

  • Pengkajian Kurikulum
  • Identifikasi kompetensi
  • Penentuan model Pelatihan kompetensi
  • Penyusunan kurikulum Impelementatif
  • Legalisasi kurikulum implementatif

Bagan Alur Prosedur  Penyesuaian Kurikulum

sop-penyesuaian-kurikulum

a. Pengkajian Kurikulum Nasional

Pengkajian kurikulum adalah upaya pemahaman dan penelaahan kurikulum nasional (KKNI) oleh unsur terkait dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di Politeknik. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang kebijakan, arah, program dan pengembangan kurikulum berbasis KKNI yang terstandarisasi oleh organisasi profesi sesuai dengan bidang keilmuan yang terdapat pada profil lulusan program studi dalam upaya peningkatan mutu lulusan pendidikan tinggi.

Pelaksanaan pengkajian kurikulum melalui kegiatan workshop yang melibatkan dosen, pakar, organisasi profesi, pelaku usaha/industri, untuk mendapatkan hasil antara lain sebagai berikut:

  1. Pemahaman landasan, program dan pengembangan KKNI menjadi kurikulum berbasis produksi
  2. Pemahaman isi dan materi yang terdapat pada KKNI sesuai dengan program keahlian dari profil lulusan program studi
  3. Pemahaman standar prosedur operasional (SOP) pelaksanaan kurikulum

Pengkajian kurikulum ini menghasilkan pemahaman dan persepsi yang sama terhadap dokumen mutu kurikulum Politeknik secara menyeluruh.

b. Identifikasi Kompetensi yang Dibutuhkan di Lapangan Kerja

Identifikasi kompetensi yang dibutuhkan dilapangan kerja merupakan kegiatan pengumpulan data tentang kompetensi yang dibutuhkan lapangan kerja pad suatu bidang pekerjaan tertentu serta penetapan kompetensi yang perlu dipelajari mahasiswa Politeknik pada program keahlian yang terdapat pada program studi terkait. Hasilnya digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum yang akan diimplementasikan di program studi.

Langkah-langkah pelaksanaan identifikasi kompetensi yang dibutuhkan dilapangan kerja sebagai berikut:

  1. Mengunpulkan data lapangan langsung dari sunia usaha/industri (data primer) atau dari berbagai sumber lain tentang kompetensi yang dibutuhkan dilapangan kerja (data sekunder) sesuai dengan program studi yang dibuka oleh Politeknik.
  2. Hasilpengumpulan data tentang kompetensi tersebut kemudian ditetapkan dan dirumuskan dalam bentuk profil kompetensi lulusan untuk setiap pekerjaan/tugas pada jenjang /jabatan yang relevan dan ada dilapangan kerja
  3. Berdasrkan hasil identifikasi tersebut dimungkinkan terjadi penyesuaian berupa penajaman program keahlian dari profil lulusan melalui penyesuain substansi/materi perkuliahan
  4. Penajaman program keahlian diluar profil lulusan yang berhubungan dengan ruang lingkup program studi dilakukan jika Politeknik harus memenuhi permintaan tenaga kerja yang memerlukan spesialisasi yang lebih tajam dari program keahlian profil lulusan yang ada
  5. Penyesuaian substansi/materi perkuliahan dilakukan, jika lapangan kerja menuntut keragaman komoditas/produk/jasa program keahlian yang bersangkutan

c. Penentuan Model Kelas Industri dan Kelas Wirausaha

Penentuan model kelas dilakukan jika program studi ingin memenuhi kebutuhan individual peserta didik, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan potensi berwirausaha dan sebagai pekerja industri. Peserta didik yang mempunyai bakat wirausaha dimungkinkan memenuhi model pembelajaran kelas wirausaha sedangkan yang lainnya tetap menempuh model pembelajaran kelas industri.

Kelas industri merupakan kelas reguler bagi mahasiswa politeknik yang menginginkan bekerja untuk pihak lain setelah lulus, sedangkan kelas wirausaha adalah kelas khusus untuk mahasiswa yang berminat mengembangkan wirausaha.  Kelas wirausaha juga mempelajari kompetensi-kompetensi kelas industri.

Penentuan kelas industri dan kelas wirausaha adalah upaya untuk mengidentifikasi talenta mahasiswa dan mengembangkan proses pembelajaran untuk memperoleh strategi pembelajaran yang sesuai dengan bakat dan minat masing-masing, yaitu wirausahawan (bekerja mandiri) atau bekerja sebagai pegawai di Industri/ dunia usaha.

Penentuan model kelas industri dan kelas wirausaha bertujuan untuk melayani mahasiswa sessuai dengan minatnya. Mahasiswa yang mempunyai minat berwirausaha diarahkan untuk mengikuti kelas wirausaha agar dapat mengembangkan kemampuan dalam berwirausaha guna menciptakan lapangan kerja baru.

Penentuan model kelas industri dan wirausaha dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Infromasi kel peserta didik (mahasiswa) tentang program kelas wirasuha dan kelas industri
  2. Tes bakat dan minat
  3. Penentuan model kelas yang dipilih

d. Penyusunan Kurikulum Implementatif

Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh kurikulum yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja setempat dan daerah dimana lulusan diproyeksikan akan bekerja. Penyusunan kurikulum implementatif  merupakan kegiatan transformasi kompetensi yang dibutuhkan oleh lapangan kerja setempat dan daerah lain yang menjadi sasaran pasar kerja lulusan yang belum tercantum dalam kurikulum Politeknik ke dalam format kurikulum yang akan digunakan sebagai acuan dalam pembelajaran di Program studi.

Kompetensi-kompetensi yang akan dilatihkan adalah kompetensi yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang menjadi target pasar lulusan. Penyusunan kurikulum implementatif dilakukan sesuai dengan strategi yang dipilih oleh masing-masing program studi.

Langkah-langkah penyesuaian kurikulum menggunakan strategi penajaman program kelahlian (sasaran profil lulusan) sebagai berikut:

  1. Merumuskan dan menambahkan komptensi khusus sesuai kebutuhan penajaman spesialisasi menjadi tenaga kerja spesialisasi yang belum tertuang pada profil lulusan masing-masing program studi
  2. Merumuskan deskripsi pembelajaran untuk kompetensi khusus yang ditambahkan, dengan menggunakan format kurikulum berbasis KKNI yang berlaku

Langkah-langkah penyesuaian substansi atau materi kurikulum adalah sebagai berikut:

  1. Menganalisis materi atau substansi KKNI yang perlu ditambahkan
  2. Merumuskan isi dari materi yang perlu ditambahkan
  3. Menata ulang (sekuensi) materi pokok perkuliahan yang menjadi sasaran kompetensi yang harus dikuasai dari suatu keahlian diluar penciri program studi

Langkah-langkah penyesuaian model pembelajaran adalah sebagai berikut:

  1. Menganalisis kebutuhan mahasiswa dan karakteristik tempat pembelejaran (magang usaha/magang industri)
  2. Menyesuaikan strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan karakteristik tempat pembelajarannya
  3. Menghasilkan draf dokumen KKNI Implementatif penciri program studi

e. Legalisasi Kurikulum Implementatif

Legalisasi kurikulum implementatif merupakan kegiatan pengesahan draf dokumen kurikulum implementatif menjadi dokumen resmi sebagai acuan pembelajaran di Program Studi. Penyesuaian kurikulum berupa penajaman program keahlian atau konsentrasi program keahlian. Pengesahan dilakukann oleh Program Studi dan selanjutnya dilaporkan ke Jurusan dan Akademik

Iklan

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: