//
you're reading...
Pendidikan

Pemanfaatan e-Learning untuk Pembelajaran

e-Learning is a generic term for all technologically supported learning using an array of teaching and learning tools as phone bridging, audio and videotapes, teleconferencing, satellite transmission, and more recognized web-based training or computer aided instruction also commonly to as online courses.

e-learning merujuk pada penggunaan teknologi yang menekankan pada penggunaan internet ( a large collection of computers in networks that are tied together so that many users can share their vast resousces, Williams, 1999 ) dalam pendidikan untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Onno W. Purbo (2002) menjelaskan bahwa istilah “e” dalam e-learning yang berarti elektronik (media elektronik: internet, intranet, satelit, tape audio/video, TV interaktif. CD-ROM) sebagai istilah untuk segala teknologi yang digunakan mendukung usaha-usaha pembelajaran lewat teknologi elektronik internet. Teknologi ini dipakai pada pendidikan jawak jauh (Distance Education) yang dimaksudkan agar komunikasi antara pednidik dengan peserta didik bisa terjadi dengan keunggulan teknologi e-learning, menurut Onno W. Purbo (1997) ada lima aplikasi standar internet yang dapat digunakan untuk keperluan pendidkan, yaitu: e-mail, Mailling List, News group, FTP (file transfer protocol) dan World Wide Web (WWW)

Pembelajaran dapat disampaikan secara synchronously (pada waktu yang bersamaan) dan unsynchronously (pada waktu yang berbeda). Pembelajaran dengan e-learning lebih berfokus pada peserta didik, dimana peserta didik dituntut kemandiriannya dalam mengatur waktu dan bertanggung jawab untuk pembelajarannya sendiri. Secara psikologis e-learning bersifat memaksa peserta didik untuk lebih aktif memainkan perannya sendiri dalam pembelajaran yang dimulai dengan membuat perancangan dan mencari materi dengan usaha dan inisiatif sendiri.

Khoe Yao Tung (2002) mengatakan bahwa setelah kehadiran Dosen/guru dalam arti sebenarnya, internet akan menjadi suplemen dan komplemen dalam menjadikan wakil Dosen/Guru yang mewakili sumber belajar yang penting di dunia.

Filosofi e-Learning (Cisco,2001)

  • e-learning merupakan penyampaian informasi, komunikasi, pendidikan dan pelatihan secara on-line
  • e-learning menyediakan seperangkat alat yang dapat memperkaya nilai belajar secara konvensional sehigga dapat menjawab tantangan perkembangan globalisasi
  • e-learning tidak berarti meninggalkan model pembelajaran konvensional di dalam kelas, tetapi memperkuat model belajar tertentu tersebut melalui pengayaan content dan pengembangan teknologi pendidikan
  • kapasita peserta didik amat bervariasi tergantung apda bentuk isi dan cara penyampaiannya. Makin baik keselarasan antarkonten dan alat penyampai dengan gaya eblajar, amak akan lebih baik kapasitas peserta didik yang pada giliranya akan memberi hasil yang lebih baik.

Karakteristik e-Learning

  • memanfaatkan jasa teknologi elektronik, dimana pendidik dan peseta didik, peserta didik dan sesama peserta didik atau pendidik dan sesama pendidik dapat berkomunikasi relatif mudah tanpa dibatasi oleh hal-hal yang bersifat protokoler.
  • Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan komputer networks)
  • Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri ( self learning materials ) disimpan dikomputer sehingga dapat diakses oleh pendidik dan peserta didik kapan saja dan di mana saja bila yang bersangkutan memerlukannya
  • Memanfaatkan jawdal pembelajaran, kurkulumm hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.

Syarat e-Learning yang menarik dan diminati (Onno W. Purbo, 2002)

  • Sistem yang sederhana memudahkan peserta didik dalam memanfaatkan teknologi dan menu yang ada, dengan kemudahan pada panel yang disediakan, akan mengurangi sistm e-learning itu sendiri, sehingga waktu belajar peserta didik dapat diefisienkan untuk proses belajar itu sendiri dan bukan pada belajar menggunakan e-learningnya.
  • Hal ini berarti bahwa pengajar dapat berinteraksi dengan baik seperti layaknya seorang Dosen/Guru yang berkomunikasi dengan peserta didiknya di depan kelas. Dengan pendekatan dan interaksi yang lebih personal, perserta didik diperhatikan kemajuannya, serta dibantu segala persoalan yang dihadapi. Hal ini akan memberikan stimulus (rangsangan) yang akan direspon dengan berlama-lama didepan layar komputernya.
  • Layanan ini ditunjang dengan kecepatan, respon yang cepat terhadap keluhan dan kebutuhan peserta didik lainnya, dengan demikian perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secepat mungkin oleh pengajar atau pengelola.

Kriteria dasar dalam e-Learning (Rosenberg, 2001)

  • e-learning bersifat jaringan yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi
  • e-learning dikirimkan kepada pengguna melalui komputer dengan mengunakan standar teknologi internet
  • e-learning terfokus pada pandangan pembelajaran yang paling luas, solusi pembelajaran yang mengungguli paradigma tradisional dalam pelatihan

Paradigma pendidikan melalui Internet

  • Virtual Teacher Resources, bertujuan untuk mengatasi terbatasnya jumlah pendidik yang berkualitas, sehingga peserta didik tidak harus secara intensif memerlukan dukungan pendidik, karena peranan pendidik maya (Virtual Teacher) dan sebagian besar diambil alih oleh sitem belajar tersebut
  • Virtual School System, bertujuan untuk membuka peluang menyelenggarakan pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi yang tidak memerlukan ruang dan waktu. Keunggulannya adalah daya tampung peserta didik tak terbatas dan dapat melakukankegiatan belajar kapan saja, di mana saja, dan dari mana saja.
  • Cyber Education Resources System, merupakan pendukung kedua paradigma di atas dalam membantu akses terhadap artikel atau jurnal elektronik yang tersedia secara bebas dan gratis dalam internet.

 

Iklan

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: