//
you're reading...
Pendidikan

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) KKNI VOKASIONAL KETEKNIKAN (POLITEKNIK)

DESKRIPSI KEMAMPUAN CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) KKNI VOKASIONAL KETEKNIKAN DAN PENJELASAN ISTILAH YANG TERDAPAT DALAM CAPAIAN PEMBELAJARAN

(LEVEL 5 KKNI) dan (LEVEL 6 KKNI)

SIKAP

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; (CP-S 1)
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika; (CP-S 2)
  3. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik; (CP-S 3)
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa; (CP-S 4)
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain; (CP-S 5)
  6. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan pancasila; (CP-S 6)
  7. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan; (CP-S 7)
  8. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara; (CP-S 8)
  9. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan; (CP-S 9)
  10. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. (CP-S 10)

LEVEL 6 KKNI (Program Sarjana Terapan)

PENGUASAAN PENGETAHUAN  (PP)

  1. Menguasai konsep teoretis sains alam, aplikasi matematika rekayasa; prinsip prinsip rekayasa (engineering principles), sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem, proses, produk atau komponen;  (CP-PP 1)
  2. Menguasai prinsip dan teknik perancangan sistem, proses, produk, atau komponen menggunakan teknologi pada tataran praktikal (practical area);  (CP-PP 2)
  3. Menguasai konsep teoritis teknologi rekayasa yang diperlukan pada satu bidang spesialisasi;(CP-PP3)
  4. Menguasai pengetahuan tentang codes dan standard yang berlaku untuk penyelesaian masalah rekayasa; (CP-PP 4)
  5. Menguasai prinsip dan issue terkini dalam ekonomi, sosial, ekologi secara umum; (CP-PP 5)
  6. Menguasai pengetahuan tentang teknik berkomunikasi; (CP-PP 6)
  7. Menguasai pengetahuan tentang perkembangan teknologi terbaru dan terkini; (CP-PP 7)
  8. Menguasai pengetahuan prosedural dan operasional kerja bengkel/studio dan kegiatan laboratorium, serta pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3); (CP-PP 8)

KEMAMPUAN KERJA ( KETERAMPILAN KHUSUS)

  1. Mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa ke dalam prosedur, proses, sistem, atau metodologi rekayasa terapan untuk menyelesaikan masalah rekayasa umum (broadly-defined); (CP-KK 1)
  2. Mampu mengidentifikasi, memformulasikan, melakukan penelusuran referensi/standar/codes/database, menganalisis, dan menyelesaikan masalah rekayasa umum menggunakan perangkat analisa untuk satu bidang spesialisasi dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial, dan lingkungan (environmental consideration); (CP-KK 2)
  3. Mampu merancang dan mewujudkan komponen, proses, peralatan, fasilitas atau instalasi, rancangan sistem rekayasa well defined, dan bagian-bagian rancangan sistem rekayasa broadly defined, yang memenuhi kebutuhan spesifik dengan pertimbangan yang tepat terhadap masalah keamanan dan kesehatan publik, kultural, sosial dan lingkungan dengan mengacu kepada metode dan standar industri; (CP-KK 3)
  4. Mampu memilih sumberdaya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang mengacu kepada metode dan standar industri;  (CP-KK 4)
  5. Mampu meningkatkan kinerja atau mutu suatu proses melalui pengujian, pengukuran obyek kerja, analisis, dan interpretasi data sesuai prosedur dan standar;  (CP-KK 5)
  6. Mampu menggunakan teknologi modern dalam melaksanakan pekerjaan;  (CP-KK 6)

KETERAMPILAN UMUM

  1. Menerapkan pemikian logis, kritis, dan inovatif dalam malakukan jenis pekerjaan spesifik, di bidang keahliannya, dengan mutu dan kuantitas yang dapat diukur dengan standar kompetensi kerja yang diberlakukan; (CP-KU 2)
  2. Mengkaji kasus penerapan ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan bidang keahliannya untuk menghasilkan prototype, prosedur baku, desain atau karya seni serta menyusun hasil kajiannya dalam bentuk kertas kerja, sepesifikasi desain atau esai seni; (CP-KU 2)
  3. Mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi desain serta persyaratan keselamatan dan keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya; (CP-KU 3)
  4. Mengelola pembelajaran secara mandiri; (CP-KU 4)
  5. Mengembangkan dan memelihara jaringan kerjasama dan hasil kerjasama didalam maupun di luar lembaganya;  (CP-KU 5)

LEVEL 5 KKNI  (Program Diploma Terapan)

PENGUASAAN PENGETAHUAN

  1. Menguasai konsep teoritis secara umum sains alam, prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles), sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem, proses, produk atau komponen; (CP-PP 1)
  2. Menguasai konsep teoritis secara umum cara-cara pengujian dan pengukuran;  (CP-PP 2)
  3. Menguasai konsep teoritis secara umum tentang metode penyelesaian masalah rekayasa, sumberdaya, perangkat IT, dan teknologi modern yang sesuai untuk menyelesaikan masalah rekayasa;  (CP-PP 3)
  4. Menguasai pengetahuan tentang codes dan standard yang berlaku untuk penyelesaian masalah rekayasa;  (CP-PP 4)
  5. Menguasai prinsip dan issue terkini dalam masalah ekonomi, sosial, ekologi secara umum;  (CP-PP 5)
  6. Menguasai pengetahuan tentang teknik berkomunikasi;  (CP-PP 6)
  7. Menguasai pengetahuan tentang perkembangan teknologi terbaru dan terkini;  (CP-PP 7)
  8. Menguasai prinsip dan tata cara kerja bengkel/studio dan kegiatan laboratorium, serta pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3);  (CP-PP 8)

KEMAMPUAN KERJA ( KETERAMPILAN KHUSUS)

  1. Mampu menerapkan matematika, sains alam, dan prinsip rekayasa ke dalam prosedur dan praktek teknikal (technical practice) untuk menyelesaikan masalah rekayasa yang terdefinisi dengan jelas (welldefined) pada bidang spesialisasi yang dihadapi; (CP-KK 1)
  2. Mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah rekayasa yang terdefinisi dengan jelas (well-defined) menggunakan analisis data yang relevan dari codes, database dan referensi, serta memilih metode dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan, keselamatan publik, dan lingkungan; (CP-KK 2)
  3. Mampu merancang dan merealisasikan komponen, proses, dan bagian-bagian rancangan sistem well defined yang memenuhi kebutuhan spesifik dengan pertimbangan yang tepat terhadap masalah keamanan dan kesehatan kerja dan lingkungan; (CP-KK 3)
  4. Mampu melakukan pengujian dan pengukuran obyek kerja berdasarkan prosedur dan standar, menganalisa, menginterpretasi, dan menerapkan sesuai peruntukan; (CP-KK 4)
  5. Mampu menggunakan teknologi modern dalam melaksanakan pekerjaan; (CP-KK 5)

KETERAMPILAN UMUM

  1. Menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas dengan menganalisis data serta metode yang sesuai dan dipilih dari beragam metode yang sudah maupun belum baku dan dengan menganalisis data; (CP-KU 1)
  2. Menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur; (CP-KU 2)
  3. Memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya, didasarkan pada pemikiran logis dan inovatif, dilaksanakan dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri; (CP-KU 3)
  4. Menyusun laporan tentang hasil dan proses kerja dengan akurat dan sahih, mengomunikasikan secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkannya; (CP-KU 4)
  5. Bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok; (CP-KU 5)
  6. Melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya; (CP-KU 6)
  7. Melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggungjawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri; (CP-KU 7)

DAFTAR PENJELASAN ISTILAH (GLOSSARRY)

1.Definisi Rekayasa (Engineering) : 

Aktifitas untuk memenuhi kebutuhan atau mendapatkan hasil yang diharapkan melalui penerapan (aplikasi) matematika,sains alam, sains rekayasa, teknologi, dan teknik yang tersedia dengan memanfaatkan sumberdaya secara efisien dan mempertimbangkan resiko yang dihadapi.

KBBI:

rekayasa /re·ka·ya·sa/ /rékayasa/ n 1 penerapan kaidah-kaidah ilmu dl pelaksanaan (spt perancangan, pembuatan konstruksi, serta pengoperasian kerangka, peralatan, dan sistem yg ekonomis dan efisien); 2 ki rencana jahat atau persekongkolan untuk merugikan dsb

pihak lain: ia menjadi terdakwa krn — yg dilakukan tetangganya;

— eksternal Man rekayasa yg bersangkutan dng hal-hal yg di luar;

— genetika rekayasa ilmu dl cabang biologi yg berhubungan dng prinsip keturunan dan variasi pd binatang dan tumbuhan jenis yg sama:

genetika memang telah berhasil membuka cakrawala baru dl dunia kedokteran;

— historis penerapan kaidah-kaidah ilmu sejarah dl pelaksanaan suatu pekerjaan atau proyek;

— internal Man rekayasa yg menyangkut bagian dalam; merekayasa /me·re·ka·ya·sa/ v melakukan rekayasa; menerapkan kaidah ilmu dlm melaksanakan sesuatu: studi geologi regional pd umumnya dapat ~ rencana pengeboran air tanah secara lebih berhasil;

perekayasa /pe·re·ka·ya·sa/ n orang yg merekayasa sesuatu;

perekayasaan /pe·re·ka·ya·sa·an/ n proses, cara, perbuatan merekayasa

2.Prinsip rekayasa Prinsip-prinsip yang diperlukan di dalam penerapan pengetahuan untuk melakukan aktifitas rekayasa; misalnya: perancangan, pembuatan, pengendalian, atau perawatan obyek (produk atau komponen), proses, atau sistem

3.Aktivitas rekayasa Meliputi (tetapi tidak terbatas kepada) perancangan; perencanaan; penyelidikan (pencarian sumber masalah) dan penyelesaian masalah; perbaikan (peningkatan) material, komponen, sistem, atau proses; pengoperasian dan perawatan peralatan, sistem, atau proses; manajemen proyek; penelitian; pengembangan; dan komersialisasi

4.Masalah rekayasa (engineering problemMasalah yang dapat diselesaikan melalui penerapan ketrampilan dan pengetahuan rekayasa (engineering knowledge and skills) berdasarkan pengetahuan mendalam tentang sains dan perancangan rekayasa

5.Masalah rekayasa kompleks (Complex engineering problem) Masalah rekayasa yang melibatkan beragam sumberdaya yang harus diselesaikan melalui penggunaan prinsip-prinsip rekayasa secara inovatif dengan pendekatan analitis berdasarkan pengetahuan mendalam tentang sains dan perancangan rekayasa

6.Complex engineering activity Aktivitas rekayasa yang melibatkan beragam sumberdaya yang dilakukan melalui penggunaan prinsip-prinsip rekayasa secara inovatif dengan pendekatan analitis berdasarkan pengetahuan mendalam tentang sains dan perancangan rekayasa

7.Masalah rekayasa yang secara umum dapat didefinisikan (Broadly-defined engineering problemMasalah rekayasa yang melibatkan beragam sumberdaya dan harus diselesaikan melalui tindakan kreatif dengan menggunakan proses, material, atau cara-cara baru; serta dengan pengetahuan rinci tentang prinsip-prinsip prosedur dan metodologi terapan dengan penekanan kepada ketrampilan (kow-how) dan penerapan teknologi yang berkembang

8.Broadly-defined engineering activity technique Aktivitas rekayasa yang melibatkan beragam sumberdaya dan melibatkan tindakan kreatif didalam penggunaan proses, material, atau cara-cara baru; serta memerlukan pengetahuan rinci tentang prinsip-prinsip prosedur dan metodologi terapan dengan penekanan kepada ketrampilan (kow-how) dan penerapan teknologi yang berkembang

9.Masalah rekayasa yang terdefinisi dengan jelas (Well-defined engineering problemMasalah rekayasa yang melibatkan sumberdaya yang terbatas dan harus diselesaikan melalui penggunaan proses dan material konvensional dengan cara-cara yang baru; serta dengan menggunakan pengetahuan teoritis yang terbatas tetapi membutuhkan pengetahuan praktikal (practical knowledge) yang mendalam

10.Well-defined engineering activity Aktivitas rekayasa yang melibatkan sumberdaya yang terbatas dan penggunaan proses dan material konvensional dengan cara-cara yang baru; serta memerlukan pengetahuan teoritis yang terbatas tetapi membutuhkan pengetahuan praktikal (practical knowledge) yang mendalam

11.Standard Panduan dan definisi teknikal yang berfungsi sebagai instruksi untuk perancang (designer), pembuat (manufacturer), pembangun (constructor), operator, atau pengguna peralatan

12.Codes Standard yang telah diadopsi oleh satu atau lebih lembaga pemerintah dan ditetapkan penggunaannya oleh hukum yang berlaku, atau telah ditetapkan untuk diikuti di dalam suatu kontrak bisnis

13.Sains rekayasa (engineering scienceSains yang berakar dari sains alam dan matematika tetapi memiliki perluasan pengetahuan serta pengembangan model dan metode sehingga bisa diterapkan dan dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah rekayasa dan menjadi dasar bagi suatu bidang spesialisasi rekaysa

14.Definisi Teknologi:

Sesuatu yang dikreasi/dibuat untuk memudahkan hidup manusia atau untuk memenuhi kebutuhan tertentu, meliputi juga infrastruktur yang diperlukan untuk melakukan aktifitas rekayasa

KBBI:

teknologi /tek·no·lo·gi/ /téknologi/ n 1 metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan; 2 keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia;

— medis ilmu kedokteran yg menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk membantu menemukan penyebab penyakit serta membantu pengobatannya;

— pendidikan Dik metode bersistem untuk merencanakan, menggunakan, dan menilai seluruh kegiatan pengajaran dan pembelajaran dng memperhatikan, baik sumber teknis maupun manusia dan interaksi antara keduanya, sehingga mendapatkan bentuk pendidikan yg lebih efektif;

— tinggi teknologi yg dianggap bertaraf tinggi dan belum ada teknologi yg menandingi kelebihannya

15.Definisi Teknik

(1). Cabang ilmu yang berkaitan dengan penerapan (aplikasi) matematika, sains alam, sains rekayasa, dan teknologi untuk melaksanakan aktivitas rekayasa pada bidang yang dihadapi; memiliki arti yang sama dengan kata “engineering” di dalam konteks penggunaan penyebutan program studi di bidang rekayasa, misalnya: “Industrial Engineering = Teknik Industri,” “Electrical Engineering = Teknik Elektro,” dsb

(2). Cara-cara praktikal, prosedur, atau metode sistematik untuk melaksanakan pekerjaan pada bidang yang spesifik. Dalam KBBI : teknik /tek·nik/ /téknik/ n 1 pengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yg berkenaan dng hasil industri (bangunan, mesin): sekolah –; ahli –; 2 cara (kepandaian dsb) membuat atau melakukan sesuatu yg berhubungan dng seni; 3 metode atau sistem mengerjakan sesuatu;

16.Praktek teknikal : Tindakan yang memerlukan ketrampilan atau pengetahuan spesifik

SEMOGA BERMANFAAT

Iklan

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: