//
you're reading...
Desain dan Analisis Eksperimen, Umum

Teknik Analisis Manova

MANOVA adalah salah satu analisis multivariat dan juga merupakan perluasan dari univariat yang dapat digunakan untuk memeriksa secara simultan hubungan antara beberapa variabel bebas dengan skala pengukuran nominal atau ordinal dan dinyatakan sebagai perlakuan dengan dua atau lebih variabel tak bebas yang mempunyai skala pengukuran interval atau rasio dan dinyatakan sebagai variabel independen. Jika pada ANOVA akan diuji apakah terdapat perbedaan yang nyata pada satu variabel dependen terhadap beberapa variabel independen, maka pada MANOVA akan diuji apakah terdapat perbedaan yang nyata pada beberapa variabel dependen terhadap lebih dari satu variabel independen (Hair, LE., Anderson, R.E., Tatham, R.L., Black, W.C., 1998). Berikut akan di runtut langkah-langkah teknik analisis dengan MANOVA secara umum.

Judul

PENGARUH VARIBEL B TERHADAP VARIABEL A1 DAN A2

Jika B adalah variabel bebas yang terdiri dari B1 dan B2 dan A adalah variabel terikat yang terdiri dari A1 dan A2

A.Rumusan Masalah

  1. Apakah terdapat pengaruh B terhadap A1 dan A2 secara multivariat?
  2. Apakah terdapat pengaruh B terhadap A1 ?
  3. Apakah terdapat pengaruh B terhadap A2?

B.Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui:

  1. Pengaruh B terhadap A1 dan A2 secara multivariat.
  2. Pengaruh B terhadap A1.
  3. Pengaruh B terhadap A2.

C.Hipotesis Penelitian

  1. Terdapat pengaruh yang signifikan B terhadap A1 dan A2 secara multivariat.
  2. Terdapat pengaruh yang signifikan B terhadap A1.
  3. Terdapat pengaruh yang signifikan B terhadap A2.

D.Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimen).

E.Desain Penelitian

Desain eksperimen menggunakan desain nonequivalent contorol group (Tuckman, 1999). Faktor kolom adalah A1  dibandingkan dengan A2. Faktor baris adalah B1 dibandingkan dengan B2.

A₁ A₂

B₁

YA₁B₁

YA₂B₁

B₂ YA₁B₂

YA₂B₂

 

F.Teknik Analisis

1.Uji Persyaratan Analisis Data yang terdiri dari:

a.Uji Normalitas Data

Uji normalitas data dilakukan untuk mengetahui apakah distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal, yakni distribusi data dengan bentuk lonceng (bell shaped). Data yang baik adalah data yang mempunyai pola seperti distibusi normal, yakni distribusi data tersebut tidak menceng ke kiri atau ke kanan.

Secara individu (masing-masing), untuk menguji normalitas data skor tes kemampun komunikasi dan pemecahan masalah matematis menggunakan uji normalitas Lilliefors (uji kecocokan Kolmogorov-Smirnov) yang diolah dengan software SPSS 22.0 Statistics. Dengan kriteria Asymp. Sig. (2-tailed) > 0,05 data berdistibusi normal.

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

 

Variable

N  
Normal Parametersa,b Mean  
Std. Deviation  
Most Extreme Differences Absolute  
Positive  
Negative  
Test Statistic  
Asymp. Sig. (2-tailed)  

b.Uji General Linier Model

Uji general linier model adalah uji prasyarat untuk melihat apakah matriks varian-kovarian dari dependent variabel sama untuk grup-grup yang ada (independet). Uji General Linier Model menggunakan uji Box’s Test. Uji Box’s Tets merupakan kehomogenan matriks varians-kovarians secara multivariat dan juga merupakan uji normalitas multivariat yaitu pengujian kesamaan varians-kovarians pada kedua variabel terikat secara bersama-sama  Statistik uji yang digunakan untuk mengetahui kehomogenan matriks varian-kovarians dalam analisis multivariat adalah uji statistik Box-s M. Dengan kriteria Sig. > 0,05, maka pengujian dilanjutkan.

Box’s Test of Equality of Covariance Matricesa

Box’s M  
F  
df1  
df2  
Sig.  

Sedangkan untuk menguji kehomogenitasan data  multivariate atau uji korelasi antar variabel terikat ditunjukkan pada angka melalui Uji Bartlett’s Test of Sphericity, dengan kriteria Sig. < 0,05

Bartlett’s Test of Sphericitya

Likelihood Ratio  
Approx. Chi-Square  
df  
Sig.  

c.Uji Kesamaan Matriks-Kovarian

Uji kesamaan  matriks kovarian merupakan pengujian kesamaan varians- kovarian pada kedua variabel terikat secara sendiri-sendiri. Pengujian ini merupakan uji univariat F melalui uji varian error yang menggunakan angka-angka Levene’s Test of Equality of Error Variance

Levene’s Test of Equality of Error Variancesa

  F df1 df2 Sig.
A1        
A2        

 

2. Teknik Analisis Pengujian Hipotesis

Statistik pengujian yang digunakan pada MANOVA adalah Uji Signifikasi Multivariat (Multivarite Tests) yaitu pengujian pengaruh variabel bebas terhadapa variabel terikat secara multivariat dan Uji Signifikasi Univariat (Tests of Between Subjects-Effect)  yaitu uji univariate F yaitu pengujian secara sendiri-sendiri

a.Uji Signifikasi Multivariat (Multivariate Test)

Uji signifikasi multivariat untuk mengetahui adanya perbedaan centroid dua kelompok atau lebih yang dapat dievaluasi dengan berbagai kriteria uji statistik. Statistik uji yang digunakan yaitu uji Pillai’s Trace, Wilks’ Lambda, Hotelling’s Trace, Roy’s Largest Root yang diolah dengan software SPSS.

Hipotesis yang diujikan

H₀ : Terdapat pengaruh yang tidak signifikan B terhadap A1 dan A2 secara multivariat.
H₁ : Terdapat pengaruh yang signifikan B terhadap A1 dan A2 secara multivariat.

Kriteria Pengujian

Kriteria menggunakn angka signifikasi berikut:

Jika angka signifikasi (Sig) > 0,05, maka H₀ diterima

Jika angka signifikasi (Sig) < 0,05, maka H₀ ditolak

Multivariate Testsa

Effect Value F Hypothesis df Error df Sig. Partial Eta Squared

B

Pillai’s Trace            
Wilks’ Lambda            
Hotelling’s Trace            
Roy’s Largest Root            
a. Design: Intercept + Metode
b. Exact statistic

 

b.Uji Signifikasi Univariat (Tests of Between-Subject Effects)

Uji signfikasi univariat dignakan untuk mengetahui variabel mana yang menyebabkan terjadinya perbedaan rata-rata dua kelompok melalui uji univariat F. Uji univariat F ini dihitung untuk setiap variabel terikat secara terpisah setelah variabel bebas yang lain dianggap tetap.

Hipotesis yang di ujikan untuk variabel terikat A1

H₀ : Terdapat pengaruh yang tidak signifikan B terhadap A1
     
H₁ : Terdapat pengaruh yang signifikan B terhadap A1

Hipotesis yang di ujikan untuk variabel terikat A2

H₀ : Terdapat pengaruh yang tidak signifikan B terhadap A2
     
H₁ : Terdapat pengaruh yang signifikan B terhadap A2

Kriteria Pengujian

Kriteria menggunakn angka signifikasi berikut:

Jika angka signifikasi (Sig) > 0,05, maka H₀ diterima

Jika angka signifikasi (Sig) < 0,05, maka H₀ ditolak

Tests of Between-Subjects Effects
Source Dependent Variable Type III Sum of Squares df Mean Square F Sig. Partial Eta Squared
Corrected Model A1            
A2            
Intercept A1            
A2            

B

A1            
A2            
Error A1            
A2            
Total A1            
A2            
Corrected Total A1            
A2            
a. R Squared = ,028 (Adjusted R Squared = ,021)
b. R Squared = ,009 (Adjusted R Squared = ,002)

Selamat melakukan penelitian semoga bermanfaat

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: