//
you're reading...
Pendidikan

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERIKANAN (Perencanaan SIM Perikanan Tangkap)

A. Outline Perencanaan SIM Tangkap

Perencanaan SIM tangkap yang handal seharusnya dimulai dengan pengembangan penelitian yang sistematis, terarah dan berkelanjutan.  Penelitian yang berkualitas perlu ditunjang oleh data base yang lengkap atau memadai.  Disamping itu teknik analisis dan teknologi pengumpulan data akan membangun sistem operasional oseanografi perikanan.  Sistem ini akan berdaya guna jika menggunakan sistem pengukuran (sistematis, long term dan rutin), interpretasi data (cepat dan near real time) dan sistem penyebarluasan hasil riset yang cepat dan tepat misalnya melalui internet (Gambar 1).

Keberhasilan oprasional oseanografi perikanan seperti pemetaan potensi sumberdaya ikan sangat ditentukan oleh dukungan dana, sistem database dan pendekatan aplikasi yang digunakan dilapangan.  Keberhasilan dari sisi ini diharapkan mampu menghasilkan produk sistem informasi dengan berbagai level peta tematik yang sangat membantu dalam kegiatan eksploitasi perikanan tangkap.  Peta ini sangat membantu nelayan menjadwalkan kegiatan operasi penangkapan dengan memplot posisinya dalam musim, ruang dan waktu lainnya.

Produk yang dihasilkan nantinya sangat diharapkan bermanfaat bukan hanya pada nelayan dan pengguna jasanya lainnya di lapangan, tetapi juga peneliti dan akademisi serta pemerintah.  Hal ini penting untuk merumuskan kembali dan memperbaharui metode dan output yang lebih relevan dan kompetitif.

Outline Perikanan Tangkap

B. Pembuatan Berbagai Level Produk SIM Tangkap

Level produk zona potensial penangkapan ikan (ZPPI) terdiri dari 4 level yang semuanya akan divisualisasikan atau dipetakan dengan software sistem informasi geografis, GMT (Generic Mapping Tool) dan ArcGIS 9.  Level 1 adalah data citra satelit masing-masing parameter oseanografi misalnya peta citra suhu permukaan laut (visualisai citra secara deskriptif) (Gambar 2 dan 3).  Produk level 2 dihasilkan dengan melakukan single-processing (penambahan nilai informasi) pada setiap peta citra seperti pembuatan gradient SPL atau penambahan garis kontur berdasarkan nilai optimum parameter (Zainuddin et al., 2004).  Sedangkan produk level 3 menggabungkan produk level 1 dan level 2 seperti overlay kisaran optimum 2 atau lebih parameter. Untuk level 4 diperoleh dengan memplot hasil model statistik kombinasi GAM/GLM yang memperhitungkan semua parameter oseanografis secara kuantitatif yang ditampilkan dalam peta warna baik 2-D maupun 3-D.  Peta peluang (probability map) juga termasuk produk level 4 yang dibuat berdasarkan nilai interval parameter oseanografi pada histogram hubungan antara hasil /frekuensi tangkapan dengan faktor oseanografi (Zainuddin et al., 2006).

Hasil analisis model yang signifikan seperti aplikasi model regresi linear dan non linear, generalized additive model (GAM), generalized linear model (GLM) dapat kemudian divisualisasikan dalam bentuk peta tematik yang merupakan level 4 (empat) (Zainuddin et al., 2008).  Produk level 1-3 dapat digunakan secara deskriptif untuk menggambarkan zona potensial (habitat) penangkapan ikan  (ZPPI) (Gambar 2 dan 3).

Hierarki Struktur Produk Perikanan Tangkap

 

Level Produk Perikanan Tangkap

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: