//
you're reading...
Pendidikan

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERIKANAN (Struktur dan Konsep Pengelolaan Sumberdaya Perikanan)

A.Komponen Fisik SIM Pengelolaan Sumberdaya Perikanan

Komponen sistem informasi manajemen pengelolaan sumberdaya perikanan adalah seluruh elemen yang membentuk suatu sistem informasi tentang pengelolaan sumberdaya perikanan. Komponen sistem informasi terbagi menjadi dua yaitu komponen sistem informasi manajemen sumberdaya perikanan secara fisik dan sistem informasi manajemen secara fungsional. Komponen SIM pengelolaan sumberdaya perikanan secara fisik adalah keseluruhan perangkat dan peralatan fisik yang digunakan untuk menjalankan sistem informasi manajemen pengelolaan sumberdaya perikanan. Komponen-komponen tersebut meliputi:

a. Perangkat keras:

  • Komputer (CPU, Memory)
  • Pesawat Telepon
  • Peralatan penyimpan data (Decoder)

b. Perangkat lunak:

  • Perangkat lunak yang umum untuk pengoperasian dan manajemen data
  • Program aplikasi

c. DataBase:

  • File-file tempat penyimpanan data dan informasi
  • Media penyimpanan seperti pita komputer, paket piringan.

d. Prosedur pengoperasian:

  • Instruksi untuk pemakai, cara yang diperlukan bagi pemakai untuk mendapatkan informasi yang akan digunakan
  • Instruksi penyiapan data sebagai input
  • Instruksi operasional

e. Personalia pengoperasian:

  • Operator
  • Programmer
  • Analisa sistem
  • Personalia penyiapan data
  • Koordinator operasional SIM dan pengembangannya.

Adapun komponen yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem informasi manajemen pengelolaan sumberdaya perikanan secra fungsionlal, antara lian meliputi:

  1. Sistem Administrasi dan Operasional. Sistem ini melaksanakan kegiatan-kegiatan rutin seperti bagian personalia, administrasi dan sebagainya dimana telah ditentukan prosedur-prosedurnya dan sistem ini harus diteliti terus menerus agar perubahan-perubahan dapat segera diketahui.
  2. Sistem Pelaporan Manajemen. Sistem ini berfungsi untuk membuat dan menyampaikan laporan-laporan yang bersifat periodik kepada pengambil keputusan atau manajer.
  3. Sistem Database. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit organisasi, dimana database mempunyai kecenderungan berkembang sejalan dengan perkembangan organisasi, sehingga interaksi antar unit akan bertambah besar yang menyebabkan informasi yang dibutuhkan juga akan semakin bertambah.
  4. Sistem Pencarian. Berfungsi memberikan data atau informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan sesuai dengan permintaan dan dalam bentuk yang tidak terstruktur.
  5. Manajemen Data. Berfungsi sebagai media penghubung antara komponen-komponen sistem informasi dengan database dan antara masing-masing komponen sistem informasi.

Fungsi sistem informasi manajemen pengelolaan sumberdaya perikanan merupakan interkorelasi antara unsur pemerintah, sumberdaya perikanan dan lingkungannya. Gambar berikut ini menunjukkan hubungan antar komponen dalam SIM pengelolaan sumberdaya perikanan.

Dalam pengelolaan sumberdaya perikanan, SIM diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang ada, sebagai contoh masalah pengadaan informasi zona penangkapan ikan. Dengan adanya informasi tersebut diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat nelayan. Selain mempunyai dampak terhadap masyarakta nelayan, pengelolaan tersebut hendaknya dapat diselaraskan dengan keasrian lingkungan. Peran penting komponen-komponen pemerintaha yang berupa undang-undang maupun kebijakan, akan sangat mempengaruhi pemanfaatan dari sumberdaya perikanan. Pemanfaatan ini antara lain meliputi pembuatan zonasi, pendugaan produktivitas, dan sebagainya.  Gambar 2 adalah ilustrasi hubungan antara sumberdaya perikanan, pemerintah dengan aturan dan kebijakannya, serta dampak terhadap lingkungan dan pemanfaatan dari pengelolaan sumberdaya perikanan.

B.Konsep SIM Pengeloalaan Sumberdaya Perikanan

Menurut kamus bahasa Indonesia (Depdiknas, 2008), yang dimaksud dengan konsep adalah: (1). Rancangan atau buram surat, (2). Ide atau pengertian yang diabstrakkan dari peristiwa konkret. Sedangkan yang dimaksud dengan Sistim Informasi Manajemen adalah suatu proses yang menyediakan informasi yang dibutuhkan dalam rangka pengelolaan organisasi yang efektif. Jadi pengertian dari sistem informasi manajemen pengelolaan sumberdaya perikanan yaitu suatu sistem yang terencana dengan proses-proses pengolahan data pengelolaan sumberdaya perikanan yang hasil akhirnya menyajikan informasi penting bagi para stakeholders.

Konsep dari SIM pengelolaan sumberdaya perikanan adalah sekumpulan data sumberdaya perikanan yang diolah menjadi satu informasi yang benilai guna pengelolaan sumberdaya perikanan untuk kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Informasi tidak dapat dihitung secara pasti, karena berkaitan erat dengan biaya untuk menghasilkan informasi dan keefektifan dalam penggunaannya. Apabila biaya untuk menghasilkan suatu informasi lebih besar dibanding nilai gunanya maka informasi dikatakan bernilai lebih rendah, begitupun penilaian sebaliknya. Adapun yang dapat dijadikan sebagai parameter penilaian, antara lain adalah mudah diakses, lengkap, akurat, berlaku universal, jelas, up to date dan dapat dibuktikan.

SIM pengelolaan sumberdaya perikanan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi tentang potensi sumberdya perikanan, akan tetapi juga menyediakan data yang diperlukan untuk mendukung perencanaan pengembangan sektor perikanan.

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: