//
you're reading...
Pendidikan

STANDAR PROFESIONAL MENGAJAR MATEMATIKA “Copyright © NCTM-USA”

1.Manfaat Tugas-tugas Matematika

Guru Matematika harus memberi tugas-tugas yang didasarkan pada :

  • Matematika yang penting dan logis.
  • Pengetahuan dan pemahaman, keterkaitan dan pengalaman siswa.
  • Pengetahuan tentang cara-cara yang berbeda siswa belajar matematika.

dan yang

  • Melibatkan intelektual siswa.
  • Mengembangkan pemahaman dan keahlian matematika.
  • Merangsang siswa untuk membuat hubungan dan mengembangkan kerangka kerja yang koheren dari ide-ide matematika.
  • Meminta memformulasikan masalah, menyelesaikan masalah, dan memberi alasan secara matematis.
  • Meningkatkan komunikasi tentang matematika.
  • Menyatakan matematika sebagai aktivitas manusia yang terus menerus.
  • Memperlihatkan sensivitas dan melibatkan latar belakang pengalaman dan watak atau sikap yang berbeda-beda dari siswa.
  • Meningkatkan perkembangan watak atau sikap semua siswa untuk mengerjakan matematika.

2.Peran Guru dalam Diskusi

Guru matematika harus mengatur diskusi dengan :

  • Memberikan pertanyaan-pertanyaan dan tugas-tugas yang mengundang dan melibatkan, dan menantang setiap pemikiran siswa.
  • Mendengarkan secara baik-baik ide-ide siswa.
  • Menanyakan kepada siswa untuk menjalaskan dan menguji ide-ide mereka dengan kata-kata maupun secara tertulis.
  • Memutuskan apa yang akan dituju secara mendalanm dari ide-ide yang dibawa siswa ke dalam diskusi.
  • Memutuskan kapan dan bagaimana memberi notasi dan istilah matematika terhadap ide-ide siswa.
  • Memutuskan kapan memberi informasi, kapan mejelaskan sebuah topik, kapan memodelkan, kapan memimpin, dan kapan membiarkan siswa bergulat dengan kesulitan.
  • Memonitor partisiapsi siswa di dalam diskusi dan memutuskan kapan dan bagaimana untuk mendorong setiap siswa agar berpartisiapsi.

3.Peran Siswa dalam Diskusi

Guru matematika harus mengembangkan diskusi sehingga para siswa :

  • Mendengar, merespon, dan bertanya kepada guru dan saling bertanya kepada teman-temannya.
  • Menggunakan berbagai macam alat untuk memberi alasan, membuat hubungan, menyelesaikan masalah, dan berkomunikasi.
  • Mengajukan masalah dan pertanyaan
  • Membuat dugaan dan menyajikan penyelesaian
  • Memberi contoh dan penyanggah untuk menyelidiki suatu dugaan.
  • Mencoba meyakinkan diri mereka sendiri dan teman-temannya tentang kebenaran pengungkapan, penyelesaian, dugaan dan jawaban.
  • Menyadarkan pada alasan dan bukti matematika untuk menentukan kebenaran.

4.Alat-alat untuk Meningkatkan Diskusi

Guru matematika untuk meningkatkan diskusi harus mendorong dan memperbolehkan penggunaan :

  • Komputer, kalkulator, dan teknologi yang lain.
  • Benda-benda kongkrit yang digunakan sebagai model.
  • Gambar, diagram, tabel dan grafik.
  • Istilah-istilah dan simbol yang ditemukan dan disepakati.
  • Metaora, analogi dan cerita.
  • Hipotesis, penjelasan dan alasan tertulis.
  • Presentasi dengan kata-kata dan dramatisasi.

5.Suasana Belajar

Guru matematika harus membuat suasana belajar yang membantu perkembangan kekuatan matematika setiap siswa dengan :

  • Menyediakan dan mengatur waktu yang diperlukan untuk mengungkap matematika yang logis dan menghadapi ide-ide serta masalah yang penting.
  • Menggunakan ruang fisik dan benda-benda untuk memfasilitasi belajar matematika siswa.
  • Menyediakan sesuatu yang dapat mendorong perkembangan keahlian dan kecakapan matematika siswa.
  • Menghargai dan menilai ide-ide, cara berfikir, dan watak atau sikap matematik siswa

dan secara konsisten mengharapkan dan mendorong siswa untuk :

  • Bekerja secara mandiri atau berkelompok untuk memahami matematika.
  • Mengambil resiko intelektual dengan mengajukan pertanyaan dan merumuskan dugaan.
  • Memperlihatkan perasaan tentang komptensi matematika denga memeriksa dan mendukung ide-ide dengan menggunakan alasan matematik.

6.Analisis Belajar Mengajar

Guru matematika harus melakukan analisis belajar mengajar secara terus menerus :

  • Mengamati, mendengarkan,, dan mengumpulkan informasi lain tentang siswa untuk menilai apa yang mereka pelajari.
  • Memeriksa pengaruh tugas, diskusi, dan suasana belajar terhadap pengetahuan, keterampilan, dan watak atau sikap siswa.

untuk

  • Memastikan bahwa setiap siswa belajar matematika yang penting dan logis dan mengembangkan watak atau sikap positif terhadap matematika.
  • Menghadapi dan memperluas ide-ide siswa.
  • Menyesuaikan atau mengubah aktivitas ketika mengajar.
  • Membuat rencana, baik jangka pandek maupun jangka panjang.
  • Menggambarkan dan memberi komentar tentang belajar setiap siswa yang ditujukan kepada orang tua, administrator, dan siswa sendiri.
Iklan

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: