//
you're reading...
Psikologi

Otak Pria dan Wanita

Otak pria dan wanita sangat berbeda baik secara anatomi, kimiawi, hormonal, dan psikologis. Perbedaan-perbedaan itu menyebabkan perbedaan cara berpikir, merasa, dan berperilaku secara fundamental. Perbedaan tersebut adalah dalam menstimulasi otak bagian kiri dan otak bagain kanan. Pria biasanya lebih menstimulasi bagian otak kiri, dimana seperti kita ketahui bagian otak kiri ini lebih kepada hal-hal yang berhubungan dengan matematika, sains, logika. Sedangkan wanita biasanya lebih banyak menstimulasi bagian otak sebelah kanan, yang lebih berfungsi pada hal-hal yang besifat emosional, kemampuan berbiscara, artistic, perasaan. Lalu sebenarnya apa yang sangat mempengaruhi tingkat kecerdasan pada seseorang..?

Dalam dunia medis, ada tiga hal yang sangat berpengaruh pada perkembangan tingkat kecerdasan, yaitu :

  • Besar kecilnya Ukuran kepala yang dapat mempengaruhi besar kecilnya volume otak yang dimiliki seseorang.
  • Cepat atau lambatnya kerja dari jaringan-jaringan yang bekerja di dalam otak
  • Besar-kecilnya tingkat stimulasi yang dilakukan pada otak

Mengerti perbedaan cara pria dan wanita memproses informasi

Otak pria sangat tersistematis, dengan kemampuan yang tinggi untuk mengelompokkan segala sesuatu, kemampuan yang rendah untuk multitasking, kemampuan yang tinggi untuk mengontrol emosi, orientasi hubungan (relasional) yang rendah, orientasi kerja yang tinggi, kemampuan yang tinggi untuk “mengasingkan diri”, kecenderungan untuk bertindak lebih dulu baru berpikir kemudian jika mengalami stress, respon yang agresif terhadap resiko, dan kecenderungan untuk berkompetisi dengan para pria lain.

Otak wanita mempunyai tingkat empati yang tinggi, kemampuan yang rendah untuk menggolong-golongkan, kemampuan yang tinggi untuk multitasking, kemampuan yang rendah untuk mengontrol emosi, mempunyai orientasi hubungan (relasional), orientasi kerja yang rendah, kemampuan yang rendah untuk “mengasingkan diri”, kecenderungan untuk berpikir dan merasa terlebih dahulu sebelum bertindak dalam meresponi stress, respon yang berhati-hati terhadap resiko, dan kecenderungan untuk bekerja sama dengan para wanita lain.

Mengerti perbedaan cara pria dan wanita berkomunikasi

Sementara percakapan para pria biasanya cenderung berfokus pada fakta-fakta, percakapan wanita cenderung menekankan pada perasaan di balik fakta-fakta. Para pria mengatasi masalah paling baik dengan memikirkan satu masalah pada satu waktu, biasanya dengan berpikir sendiri. Namun wanita secara umum perlu membicarakan masalah mereka dengan orang lain untuk memproses pikiran mereka. Pria mendekati suatu situasi dengan keinginan kuat untuk membuat keputusan dan mengambil tindakan, sementara wanita kadang hanya ingin membicarakan bagaimana perasaan mereka tentang situasi yang sama.

Pria cenderung berbicara secara langsung dan menggunakan kata-kata literal atau harafiah, dan wanita cenderung berbicara secara tidak langsung. Jadi para istri, berikan suami anda waktu dan ruang yang dia butuhkan untuk memikirkan beberapa isu sendiri, lalu bekerjasamalah dengannya untuk menemukan solusi yang bisa dilakukan oleh anda berdua, dan berbicaralah dengannya secara langsung dengan cara yang bisa dia mengerti secara jelas. Para suami, dengarkanlah istri anda ketika mereka membagi pemikiran dan perasaan mereka tentang hal-hal yang anda hadapi, dan tanyakanlah beberapa pertanyaan untuk mengklarifikasi makna dari apa yang mereka katakan.

Dengan demikian perbedaan stimulasi pada otak ini dapat disebabkan karena harapan budaya terhadap pria dan wanita cenderung berbeda, sehingga terdapat perbedaan perlakuan antara pria dan wanita. Biasanya para wanita lebih dididik untuk lebih banyak menggunakan perasaan, lebih lembut, dan patuh pada laki-laki sehingga terkadang pendidikan tinggi tidak menjadi suatu hal yang patut di raih oleh perempuan karena kodrat perempuan sebagai ibu yang bertugas untuk mengurusi keluarganya. Sedangkan pria lebih dididik untuk melakukan hal-hal yang berhubungan dengan akal untuk dapat berpikir dan berbuat lebih cepat dan tepat, karena laki-laki dituntut untuk dapat menjadi pemimpin dan mampu menafkahi keluarga sehingga pendidikan tinggi dianggap penting agar laki-laki bisa mendapatkan posisi dalam pekerjaan yang baik. maka dapat disimpulkan bawah perbedaannya adalah pada tingkat berfikir dan bertindak dan dalam pengambilan keputusan.

(di kutip dari berbagai sumber)

Iklan

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: