//
you're reading...
Metode Penelitian

Model Pembelajaran Kooperatif ( Jigsaw )

A.Gambaran Umum

Jigsaw telah dikembangkan dan diujicoba oleh Elliot Aroson dan teman2 dari Universitas Texas, dan diadopsi oleh Slavin dan teman-teman di Univesitas Jhon Hopkins.

B.Langkah Pembelajaran dan Pembuatan Materi pada Model Jigsaw

Langkah pembelajaran Jigsaw sebagai berikut :

  • Siswa dibagi dalam tim heterrogen yang terdiri dari beberapa kelompok (tiap kelompok anggotanya 5-6 orang)
  • Membagi siswa kedalam kelompok ahli yang terdiri dari tidak lebih 6 orang.

Anda mungkin ingin membagi siswa ke dalam kelompok-kelopmpok ahli hanya dengan membagi peran secara acak dalam tiap tim.

Atau Anda mungkin  juga ingin memutuskan siswa mana akan masuk ke dalam kelompok ahli yang mana, untuk memastikan bahwa dalam tiap kelompok terdapat siswa yang berprestasi tinggi, sedang dan rendah

Apabila kelas Anda mempunyai lebih dari dua puluh empat siswa, maka Anda seharusnya mempunyai dua kelompok ahli, supaya dalam kelompok ahli tidak lebihdari enam siswa.

Sebab jika lebih dari enam siswa akan berpotensi tidak maksimal.

  • Materi pelajaran diberikan kepada siswa dalam bentuk teks yang telah dibagi-bagi menjadi beberapa sub bab
  • Setiap anggota kelompok membaca sub bab yang ditugaskan dan bertanggung jawab untuk mempelajarinya.
  • Anggota dari kelompok lain yang telah mempelajari sub bab yang sama bertemu dalam kelompok-kelompok ahli untuk mendiskusikannya
  • Setiap anggota kelompok ahli setelah kembali ke kelompoknya bertugas mengajar teman-temannya
  • Pada pertemuan dan diskusi kelompok asal, siswa-siswa dikenai tagihan berupa kuis individu.
  • Pemberian skor awal pertama siswa persis seperti dala STAD, gunakan lembar skor kuis untuk mencatat skor-skor tersebut.

Untuk membuat materi Jigsaw, ikuti langkah-langkah (Slavin, 2005:238-241) sebagai berikut :

  • Pilihlah satu atau dua bab, cerita, atau unit-unit lainnya, yang masing-masing mencakup materi untuk dua tau tiga hari.

Jika para siswa akan membacanya di kelas, materi yang dipilih haruslah membutuhkan waktu tidak lebih dari setengah jam untuk membcanya

Jika bacaan tersebut akan dijsajikan tugas untuk dibaca dirumah, maka pilihannya boleh lebih panjang

  • Buatlah sebuah lembar ahli untuk tiap unit.

Lembar ini akan mengatakan kepada siswa di mana mereka perlu berkonsentrasi saat membaca, dan dengan kelompok ahli yang akan bekerja

Lembar ini berisi empat topik yang menjadi inti dari unit pembelajaran. Sebanyak mungkin topik tersebut mencakupi tema-tema yang muncul dalam seluruh bab, dan bukan hanya sekedar mencakup isu yang hanya muncul sekali.

Topik ahli bisa saja ditempatkan pada lembar yang sama dan masing-masing siswa dibuatkan satu kopiannya, atau bisa juga ditempatkan pada papan tulis atau kertas poster

  • Buatlah kuis, tes berupa esai, atau bentuk penilaian lainnya untuk tiap unit. Kuis tersebut paling sedikit delapan pertanyaan, dua untuk tiap topik, atau beberapa soal yang jumlahnya kelipatan empat dengan tujuan ada keseimbangan soal untuk tiap topik

Guru mungkin juga ingin menambahkan dua atau lebih pertanyaan-pertanyaan umum.

Pertanyaan tersebut harus sesuai dengan tingkat pemahaman, karena siswa akan mempunyai banyak waktu untuk mendiskuskan topik mereka secara mendalam, dan pertanyaan yang mudah tidak akan menantang mereka yang mereka yang telah mempersiapkan diri dengan baik dan pertanyaan tidak boleh mengambang atau harus jelas.

  • Semua siswa harus menjawab semua pertanyaan. Guru dimungkinkan menggunakan alat bantu kegiatan lain selain kuis atau sebagai tambahan terhadap kuis, yang berupa kesempatan bagi anggota tim untuk memperlihatkan apa yang telah mereka pelajari atau proyek kerajianan tangan individual
  • Gunakan skema diskusi (sebagai opsi). Skema diskusi untuk tiap topik dapat membantu mengarahkan diskusi dalam kelompok ahli. Skema semacam ini memperlihatkan daftar point-point yan gharus dipertimbangkan para siswa dalam topik diskusi mereka.

C.Jadwal Kegiatan

Siklus reguler

  • Membaca : Para siswa menerima topik ahli dan membaca materi yang diminta untuk menemukan informasi.

(1)   Waktu : separuh sampai satu periode kelas (atau dijadikan sebagai pekerjaan rumah)

(2)   Gagasan Utama  : para siswa menerima topik-topik ahli dan membaca materi yang diberikan untuk menemukan informasi yang berhubungan dengan topik mereka

(3)   Materi yang dibutuhkan : sebuah lembar ahli untuk tiap siswa yang terdiri dari empat topik ahli. Sebuah teks atau materi bacaan yang akan menjadi dasar dari topik ahli untuk tipa siswa

Penjelasan :

Pada kegiatan pertama didistribusikan teks dan topik ahli, membagikan topik kepada masing-masing siswa, dan selanjutnya membca.

Lewati dulu lembar ahli dan kemudian lanjutkan pada tiap tim dan tunjukkan siswa mana akan mengerjakan topik yang mana. Bila ada tim yang beranggotakan lima orang, tunjukkan dua siswa untuk mengerjakan satu topik bersama-sama.

Ketika para siswa sudah mempunyai topik mereka, biarkan mereka membca materi mereka, atau berikan tugas membaca itu sebagai PR. Siswa yang membaca lebih dulu dari yang lain boleh mengulang kembali bacaan dan memuat catatan

Alternatif lain, siswa membaca dulu kemudian membagikan topik ahlinya. Hal in dapat membantu siswa untuk mendapat “gambaran besar” sebelum mereka membaca kembali untuk menemukan informasi yang berkaitan dengan topik mereka.

  • Diskusi kelompok-ahli

(1)   Waktu : separuh periode kelas atau lebih

(2)   Gagasan Utama : para siswa dengan topik ahli yang sama mendiskusikannya dalam kelompok

(3)   Materi yang dibutuhkan : lembar dan teks ahli untuk tiap siswa. Skema diskusi (sebagai opsi) untuk tiap-tiap topik: satu untuk tiap siswa dengan topik tersebut

Penjelasan :

Buat agar para siswa dengan topik ahli 1 untuk berkumpul bersama pada satu meja,semua siswa dengan topik ahli 2 pada meja yang lain dan seterusnya.

Bila ada kelompok ahli yang beranggotakan lebih dari 6 orang (jumlah siswa dalam kelas lebih dari 24 orang), maka pisahkanlah kelompok ahli tersebut dalam dua kelompok kecil.

Bila Anda menggunakan skema diskusi, maka bagikanlah skema itu ke masing-masing kelompok ahli.

Tunjuk seorang pemimpin diskusi untuk tiap kelompok. Pemimpin diskusi tidak harus siswa dengan kemampuan yang baik, dan semua siswa suatu saat punya kesempatan untuk mengisi peran ini.

Tugas dari pemimpin ini adalah (i) untuk memoderatori diskusi, (ii) menunjuk anggota kelompok yang mengangkat tangan dan (iii) berusaha untuk melihat bahwa semua orang telah ikut berpartisipasi.

Berikan waktu sekitar dua puluh menit kepada kelompok-kelompok ahli tersebut untuk mendiskusikan topik-topik mereka. Para siswa harus sudah pernah mencoba menemukan informasi tentang topik mereka dari teks-teks yang dibagikan kepada mereka, dan mereka harus berbagi informasi tersebut kepada kelompoknya. Anggota kelompok harus mencatat semua poin yang didiskusikan

Sementara kelompok ahli bekerja, guru harus meluangkan waktu tiap kelompok secara bergantian. Guru mungkin ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan dan meluruskan kesalahpahaman, tetapi harus tidak boleh mencoba  mengambil alih kepemimpinan dari kelompok-kelomok tersebut – yang memegang tanggungjawab kepemimpinan.

Guru mungkin perlu mengingatkan pemimpin diskusi bahwa sebagain tugas mereka adalah untuk melihat bahwa semua orang benar-beanr berpartisipasi.

  • Laporan tim

(1)   Waktu : separuh periode kelas

(2)   Gagasan Utama : para ahli kembali pada timnya masing-masing untuk mengajari topik mereka kepada teman satu timnya

Penjelasan :

Para siswa siswa harus kembali dari diskusi kelompok ahli mereka dan bersiap untuk mengajari topik mereka kepada teman-teman satu timnya. Mereka harus mengambil waktu sekitar lima menit utnuk mengulang kembali semua yang telah mereka pelajari mengenai topik mereka dari bacaan mereka dan dari diskusi dalam kelompok ahli.

Apabila dua tim memiliki topik yang sama, maka mereka harus melakukan presentasi bersama.

Tekankan kepada para siswa bahwa mereka mempunyai tanggungjawab terhadap teman satu tim mereka untuk menjadai guru yang baik sekaligus juga sebagai pendengar yang baik.

Anda mungkn ingin agara para ahli memberi pertanyaan kepada teman satu timnya setelah mereka melaporkan topik mereka, untuk melihat bahwa mereka telah mempelajari materinya dan siap untuk menghadapi kuis.

  • Tes

(1)   Waktu : separuh periode kelas

(2)   Gagasan Utama : para siswa mengerjakan kuis

(3)   Materi yang dibutuhkan : satu kopian kuis untuk setiuap siswa

Penjelasan :

Bagikan kuis tersebut dan berikan cukup waktu bagi semua anak untuk menyelesaikannya

Mintalah para siswa bertukar lembar kuis dengan anggota kelompok lain untuk menhitung skor, atau bisa juga dengan mengumpulkan kuis-kuis dan menghitungnya skornya sendiri.

Bila siswa menghitung skornya sendiri mintalah si pemeriksa menuliskan nama mereka pada bawah lembar kuis yang mereka periksa.

Setelah kelas usai, periksalah beberapa kuis untuk memastikan bahwa para siswa memang sudah nelakukan pemeriksaan dengan baik.

  • Rekognisi tim

Perhitungan skor untuk Jigsaw sama dengan perhitungan skor pada STAD, termasuk untuk skor awalnya, point-point kemajuan, dan prosedur perhitungan skor. Seperti juga dalam STAD, sertifikat, papan buletin, dan/atau penghargaan diberikan dalam rekognisi tim-tim yang sukses

Iklan

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: