//
you're reading...
Sosial Politik

Ketahan Nasional

Pengertian

Merupakan kondisi dinamik suatu bangsa, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman hambatan dan gangguan baik datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan perjuangan nasional.

Sifat – Sifat

Sebagai kondisi dinamik bangsa memilki sifat – sifat

– Manunggal

– Mawas kedalam

– Kewibawaan

– Dinamis (berubah menurut waktu)

– Tidak bersandar pada kekuasaan dan kekuatan

Konsepsi Dasar

Secara antropologi budaya maka manusia merupakan makhluk Tuhan yang paling sempurna, karena selain kehidupan juga mempunyai kemampuan berpikir secara keterampilan dan karenanya lahirlah manusia budaya  atau manusia berbudaya yang di dalam usaha eksistensinya selalu mengadakan hubungan dengan alam sekitarnya dalam bentuk sebagai berikut :

a. Manusia – Tuhan – Agama / Kepercayaan

b. Manusia – Cita – ciata – Ideologi

c. Manusia – Kekuasaan/kekuatan – Politik

d. Manusia – Pemenuhan kebutuhan – Ekonomi

e. Manusia – Manusia  – Sosial

f. Manusia – Rasa keindahan – Kesenian

g. Manusia – Rasa aman – Pertahanan dan Keamanan

h. Manusia – Penguasaan/pemanfaatan alam – IPTEK

Oleh karena itu Ketahanan nasional pada hakekatnya merupakan suatu konsepsi di dalam pengetahuan dan penyelenggaraan kesejahteraan serta keamanan di dalam kehidupan nasional yang dapat di bagi kedalam beberapa aspek yaitu :

Aspek alamiah (TRI GATRA)

– Letak kedudukan geografis negara

– Keadaan dan kekayaan alam

– Keadaan dan kemampuan penduduk

Aspek Sosial (PANCA GATRA)

– Ideologi

– Politik

– Ekonomi

– Sosial Budaya

– Pertahanan dan Keamanan

Antara tri gatra dan panca gatra serta antar gatra itu sendiri terdapat hubungan timbal balik yang erat dan lazim dinamakan korelasi dan interdependensi, sehingga tri gatra dan panca gatra merupakan suatu kesatuan yang bulat dan di namakan ASTAGATRA (the element of national power)

Hubungan antar Gatra di dalam Tri Gatra

Antara geografi – kekayaan alam (sumber alam/natural resourcs)

Kekayaan alam baik kualitas dan kuantitas perlu sekali di inventarisasi, juga tentang lokasi karena di dalam perencanaan dan penggunaan sumber alam dan lokasi saling mempunyai hubungan yang erat.

Antara geografi – pendudukdistribusi / penyebaran penduduk sangat penting dan berpengaruh langsung terhadap ketahanan nasional. Mata pencaharian penduduk juga dipengaruhi oelh keadaan geologi sekelilingnya, sedang penyebaran penduduk erat hubungannya dengan masalah transmigrasi dan pusat pembangunan (growth centers)

Antar kekayaan alam – penduduk.

Kekayaan alam baru mempunyai manfaat nyata jika telah di olah oleh penduduk yang memiliki kemampuan dan teknologi yang diperlukan. Penduduk harus mengetahui potensi kekayaan alam yang ada di negaranya, mampu membina mereservasikan untuk dimanfaatkan dikemudian hari.

Hubungan antar Gatra di dalam Panca Gatra

a. Ideologi

Sebagai falsafah hidup bangsa dan landasan idiil negara, bernilai sebagai penentu di dalam pemeliharaan kelangsungan hidup bangsa dan pencapaian tujuan nasionalnya. Karena itu mutlak perlu diamankan terhadap setiap ancaman, hambatan dan gangguan yang akan merubah atau meniadakan ideologi nasional. Ketahanan pada gatra yang lain merupakan “deterent factor” terhadap maksud tersebut.

b. Politik

Situasi politik yang kacau memungkinkan terjadinya pertikaian dan pemberontakan. Hal semacam ini merupakan karawanan yang membahayakan ketahanan nasional. Sebaliknya keadaan politik yang stabil dan dinamis memungkinkan dilaksanakannya pembangunan di segala bidang dan memberikan rasa aman dan memperkokoh ketahanan nasional.

c. Ekonomi

Ketahanan ekonomi berhubungan erat dengan ketahanan di bidang ideologi, sosial budaya dan pertahanan – keamanan yang berfungsi sebagai penunjang. Kalau ekonomi stabil dan maju akan menunjang stabilitas dan peningkatan ketahanan di bidang lain.

d. Sosial Budaya

Keadaan sosial yang serasi, stabil, dinamis berbudaya dan bekepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana aman dan damai. Kemegahan sosial – budaya suatu bangsa biasanya mencerminkan tingkat kesejahteraan nasionalnya, baik materi maupun mental kejiwaan – keadaan yang timpang dengan segala kontradiksi tanpa budaya dan kepribadian memungkinkan timbulnya ketegangan sosial yang dapat berkembang menjadi revolusi sosial yang akan membahyakan ketahanan nasional.

e. Pertahanan – Keamanan

Pada bidang memerlukan penunjang dari gatra yang lain. Keadaan stabil, maju, dan berkembang di bidang ideologi politik ekonomi dan sosial budaya memperkokoh pertahanan keamanann nasional yang memadai akan lemahlah ketahanan nasional suatu bangsa.

Hubungan antara Tri Gatra dan Panca Gatra

Ketahanan nasional pada hakikatnya tergantung pada kemampuan bangsa / negara di dalam mempergunakan aspek alamiahnya, sebagai dasar penyelenggaraan kehidupan nasional di segala bidang

Ketahanan nasional adalah suatu pengertian holistik di mana kita terdapat saling hubungan erat antar gatra di dalam keseluruhan sistem kehidupan nasional

Kelemahan salah satu bidang dapat melemahkan ketahanan di bidang lain dan akan mempengaruhi kondisi keseluruhan

Ketahanan nasional bukan merupakan suatu penjumlahan ketahanan segenap gatranya, melainkan oleh struktur atau konfigurasi aspeknya secara struktural fungsional (resultante)

Tiga Wajah Ketahanan Nasional

a. Wajah autologik atau wajah sebagai kondisi

Ketahanan nasional adalah kondisi totalitas aspek – aspek kehidupan bangsa Indonesia berdasarkan wawasan nusantara guna mewujudkan daya kekebalan, daya tangkal dan daya kena (daya pukul) untuk dapat mengadakan interaksi dengan lingkungan suatu waktu sedemikian rupa sehingga menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan kehidupan bangsa Indonesia sesuai dengan tujuan yang telah digariskan.

b. Wajak aksiologik atau wajah sebagai doktrin

Ketahanan nasional adalah cara terbaik yang ada guna mengimplementasikan pendekatan kesejahteraan dan keamanan yang secara luas dan mendalam diyakini kebenarannya oleh bangsa Indonesia dan diajarkan serta disebarluaskan untuk dijadikan pedoman dalam memenuhi tuntutan perkembangan lingkungan demi kelangsungan hidup dan perkembangan kehidupan bangsa.

c. Wajah epistemologik atau wajah sebagai pemecah persoalan

Ketahanan nasioanl adalah metoda yang berwujud sebagai satuan fungsional dari aspek – aspek fisik dan abstrak, guna memecahkan persoalan – persoalan nasional demi kelangsungan hidup dan perkembangan kehidupan bangsa Indonesia

Sifat – Sifat Ketahanan Nasional sebagai Kondisi

a. Ketahanan nasional mempunyai sifat sebagai sistem

b. Ketahanan nasional bersifat hibernetik atau homeostatis

c. Ketahanan nasional mempunyai sifat selalu memelihara negeutropi

d. Ketahanan nasional bukan atribut ilmiah, tetapi hasil sumber daya material sebagai faktor fisik dan hasil tata laku sebagai faktor abstrak

e. Ketahanan nasional bersifat relatif

Sifat – Sifat Ketahanan Nasioanl sebagai Doktrin

a.Doktrin ketahanan nasional merupakan sarana interaksi dengan unsur – unsur dalam negeri dan pelaku – pelaku internasional

b. Doktrin ketahanan nasional harus bersifat nasional

Sifat – Sifat Ketahanan Nasional sebagai Metoda

a. Metode ketahanan nasional mempunyai sifat untuk memelihara kewibawaan ba ngsa Indonesia

b. Metode ketahanan nasional tidak mengutamakan pengembangan kekuatan fisik atau adu kekuatan fisik

Asas Ketahanan Nasional sebagai Kondisi

a. Ketahanan nasional adalah implementasi waawasan nusantara dalam sistem kehidupan nasional

b. Ketahanan nasional adalah sebagai hasil upaya gotong royong dalam iklim kekeluargaan masyarakat Indonesia

c. Ketahanan nasional adalah hasil semangat dan hasil karya swasembada bangsa Indonesia

d. Ketahanan nasional merupakan hasil upaya bangsa Indonesia secara menyeluruh dan terpadu

e. Ketahanan nasional diwujudkan dengan tetap menjaga kesimbangan lingkungan hidup

f. Pembinaan ketahanan nasional harus didasarkan pada asas antisipasi

g. Pembinaan ketahanan nasional dilakukan berdsarkan asas fleksibilitas

h. Ketahanan nasional harus bertumpu pada asas ekonomi dan asas efisiensi

i. Rencana perwujudan ketahanan nasional harus dirumuskan secar jelas dan mudah dimengerti untuk implementasi dan pelaksansaannya

j. Upaya untuk mewujudkan ketahanan nasional yang memadai didasarkan pada kesatuan pola tindak

Asas – Asas Ketahanan Nasional sebagai Teori dan Doktrin

a. Ketahanan nasional adalah doktrin perjuangan bangsa

b. Ketahanan nasional selalu dipandang secara holistik

c. Tidak berpikir secara polaristik

d. Ketahanan nasional tidak berpikir secara parokhalistik

e. Ketahanan nasional berpikir secara sinkretik

f. Ketahanan nasional selalu menggunakan model

Model Sistem Ketahanan Nasional

a. Ketahanan nasional terdiri dari delapan unsur gatra

b. Ketahanan nasional pada hakekatnya adalah kekuatan nasional yang didasarkan pada falsafah “mawas kedalam”

c. Seluruh gatra Ketahanan nasional mempunyai dasar ideologik dan aksiologik yang sama yaitu Pancasila dan UUD ’45. Atasa dasar itu ketahanan nasional dapat dianggap sebagai sistem yang bersegmen penuh, semua gatra secara struktural dan fungsional serupa. Sistem bersegmen penuh mempunyai peluang besar untuk bersifat linier, oleh karena itu gatra – gatra itu tersusun  secara agregatif. Karena pada setiap waktu nilai – nilai gatra dapat dianggap sebagai  nilai diskrit , maka gatra ketahanan nasional dapat dianggap sebagai variabel diskrit. Berdasarkan pranggapan tersebut ketahanan nasional dapat dianggap sebagai “sistem diskrit linier”

d. Sistem Ketahanan nasional merupakan sistem terbuka, selalu menyesuaikan kondisi denga ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan

e. Sistem ketahanan nasional bersifat deterministik yaitu suatu  kondisi awal tertentu dan memberikan suatu kondisi akhir tertentu

f. Sistem ketahanan nasional bersifat kibernetik yaitu mempunyai mekanisme untuk mneyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan

g. Sebagai sistem terbuka dan bersifat kibernetik, sistem ketahanan nasional dapat menghambat timbulnya “entropi” sehingga dapat mempertahankan “plateau homeo kinetik”

Implementasi Ketahanan Nasional

Pangkal tolak pemikiran adalah “stratifikasi kebijakan nasional” yang didalam pelaksanaannya perlu adanya penyusunan

a. Doktrin ketahanan nasional

b. Pola atau model dasar

c. Pendekatan

Doktrin dan Strategi Ketahanan Nasional

a. Doktrin Ketahanan Nasional

– Sebagai doktrin pelaksanaan adalah merupakan politik dan strategi dasar negara

– Disusun berdasarkan Pancasila dan UUD ’45 dan doktrin wawasan nusantara

– Menjadi landasan dan pedoman bagi penyusunan politik dan strategi dasar pembangunan nasional dan penyusunan ketahanan nasional

b. Strategi Ketahanan Nasional

– Strategi ketahanan nasioanl sebagai doktrin pelaksanaan yaitu “kebijakan nasional”

– Strategi ketahanan nasional disusun berdasarkan doktrin ketahanan nasional, dengan melalui pemikiran, telaahan dan perkiraan strategis

– Strategi ketahanan nasional adalah cara melaksanakan politik dan strategi dasar negara dalam rangka mencapai tujuan nasional

Stratifikasi Doktrin Pertahanan

a. Doktrin dasar nasional : wawasan nusantara

b. Doktrin perjuangan nasional : ketahanan nasional

c. Doktrin pelaksanaan :

– Doktrin strategis : pertahanan dan keamanan rakyat semesta, operasi gabungan, operasi strtegis, operasi laut, operasi udara dan operasi kamtibmas

– Doktrin taktik : operasi amphibi, operasi AKS, operasi perang ranjau, operasi Guerre de Course

– Doktrin tempur : operasi B.T.K dan lain – lain.

Prinsip – Prinsip Perang / Perjuangan dan Paham Indonesia tentang Perang dan Damai

a. Kepentingan nasional

b. Cinta damai tetapi lebih cinta kemerdekaan

c. Keteguhan hati dan keuletan

d. Tidak kenal menyerah

e. Kebebasan bergerak dan ketidak tergantungan

f. Persatuan dan solidaritas nasional

g. Kepemimpinan

Asas – Asas Kepemimpinan dalam Pembinaan Ketahanan Nasional

a. Pemimpin hendaknya menguasai pengetahuan yang mendalam tentang teori wawasan nusantra dan teori ketahanan nasional

b. Pemimpin hendaknya selalu memelihara prasarana mental rakyat untuk mewujudkan ketahanan nasional

c. Dalam upaya untuk mewujudkan, memelihara dan meningkatkan ketahanan nasional hendaknya/ seharusnya pemimpin :

d. Mengerahkan partisipasi seluruh rakyat

e. Mengkonsolidasikan birokrasi di dalam sistem kehidupan nasional

f. Menentukan kombinasi yang serasi antara kesejahteraan dan keamanan

g. Menciptakan sistem kehidupan politik yang sesuai dengan aspirasi rakyat

Strategi Nasional

Usaha suatu bangsa untuk mencapai tujuan – tujuan nya pada hakikatnya merupakan suatu perjuangan sebab yang menjadi taruhannya adalah kelangsungan hidup bangsa. Perjuangan nasional dilakukan di masa damai maupun di masa perang untuk mencapai tujuan – tujuan nasionbal yang ditetapkan oleh politik nasional. Perjuangan nasional tidak hanya memerlukan penggunaan diplomasi dan perang, tapi juga :

a. Kekuatan ideologi  dan psikologi

b. Kekuatan politik

c. Kekuatan ekonomi

d. Kekuatan sosial budaya

e. Kekuatan militer

Beberapa Model Stategi Nasional

a. Strategi nasional adalah seni dan ilmu untuk mengembangkan dan menggunakan kekuatan politik ekonomi dan psikologi dari suatu bangsa bersama – sama angkatan bersenjatanya pada waktu damai dan perang guna menjamin tercapainya tujuan nasional

b. Strategi nasional mencakup pengembangan dan pengguanaan kekuatan – kekuatan nasional, sehingga menjadi alat yang berhasi guna untuk mencapai tujuan nasional atau mencapai kondisi yang dapat menjamin keamanan dan kesejahteraan nasional, sesuai dengan prinsip / cara – cara yang ditentukan oleh politik nasional.

Iklan

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: