//
you're reading...
Psikologi

Psikologi Kepemimpinan

tiga perspektif yang perlu dimiliki seorang ingin pemimpin dan sebagai pemimpin yang dikenal dengan istilah S3 (Speed, Simplicity, Self-confidence)

A. S-1 (speed) keceptan dalam berpikir dan mengambil keputusan. dalam fase ini seorang pemimpin dituntut untuk : (1) menguasai konsep/teori hal ini dimasksudkan dalam mengambil kenbijakan bukan berdasarkan emosi dan empati tetapi nilai – nilai objektifitas logika simbolik dengan parameter – parameter komparasi teori-teori tsb (2) mempunyai pengalaman organisasi tetapi bukan sebagai pigura dan figuran mengapa hal ini perlu ? dalam berorganisasi terdapat pembinaan mentalitas yang diapresiasikan dalam domain sosio-kultural, sosio-politik dan sosio-edukasi. domain sosio-kultural adalah domain dimana seseorang dibentuk dan ditempa bagaimana bisa melihat realitas kenyataan berdasarkan karakter geografis kewilayahan dalam persepektif adat istiadat/budaya yang melekat pada anggota. doamin sosio-politik adalah setiap keputusan yang diambil mempunyai pertaruhan hukum kausalitas, artinya (a)jika tidak terjadi interaksi dan bias maka kebijakan yang diambil negatif alias tidak ada respon dimana situasi ini dinamakan fase stagnasi ambiguitas terjadinya delay pada black box yang mengakibatkan noise frequency pada feed-back transmitter. (b) jika terjadi interaksi maka ada dua kemungkinan (i) pertama adanya stimulus power sebagai gaya atau usaha dari cross section massa terhadap kebijakan yang dikeluarkan (ii) adanya reaksi dimana kebijakan diapresiasikan sebagai sebuah aksi konfrontatif yang pecah dan membias dari fase stagnasi ambiguitas, fase ini dinamakan “chaos break opinion” dimana para “breaker” membuat suatu stigma redaksional yang terpublish secara homogen untuk pranata urban sehingga terjadi kesamaan dan secara heterogen untuk kaum konservatif sehingga terjadi bias yang lebih luas.

domain sosio-edukatif bisa dikatakan sebagai fase “brain wash” pencucian otak. dalam domain ini diterapkan berbagai aturan, kode etik, pembekalan materi atau pelatihan kepemimpinan dsb yg semata-mata untuk kepentingan dan tujuan organisasi. dalam konteks psikologi pendidikan bisa diartikan sebagai tindakan “cluster brainwash” melalui “brain maps” dalam bentuk “mind mapping“. ciri awalnya para instruktur atau senior menggambarkan organigram tahap ini dimanakan “visual brainwash” lalu kesepadanan penggunaan bahasa dinamakan “linguistic brainwash” sedangkan simulasi perdebatan dinamakan “audio brainwash” sehingga tindakan brain maps (brain maps action) terpenuhi lalu dilanjutkan dengan mind mapping action cirinya pengkultusan individu atau seseorang sebagai figur atau tokoh pada bagian ini dilakukan penyederhanaan dan penyempitan proses logika berfikir sehingga memudahkan proses indoktrinasi-doktrinasi yang outputnya adalah dogmanisasi.

B. S-2 (simplicity) sbg pemimpin harus menunjukan (1) kesederhanaan internal (internal simplicity) diantaranya kesederhanaan dalam bersikap, bertutur kata, dan proses inmateril dan materil (2) kesederhanaan eksternal (eksternal simplicity) dinataranya langkah-langkah praktis dan pragmatis dalam kebijkan. (3) kesederhanaan majemuk (multiple simplicity) ini merupakan sebuah fase “counter chaos break opinion” ada beberapa yang memasukan unsur “tactical battle and survival combat” diantaranya adalah konpensasi dan sanksi.

C. S-3 (self-confidence) ini merupakan bagian terakhir dan fase tersuli dimana kompleksitas masalah biasanya muncul dan meyerang kehidupan pribadi, bagian ini merupakan proses pengguguran atau dikenal dengan “inkubator clash action yang merupakan sasaran para breaker, miss conception dilakukan dengan pemanfatan confidence action melalui dukungan akan kelebihan atau kemampuan sehingga jati dirinya “self” terkikis. dalam kependidikan self merupakan “key live personality” yang menjawab who i am ?  may be the true answer from you heart and your mind not from your opinion

ketiga perspektif tersebut merupakan satu paket yang kompatibel dalam manajemen kepemimpinan S-3

Iklan

About aliwear

Tenaga Edukatif Politeknik Perikanan Negeri Tual

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: